Rahasia Fuji Xerox Raup Untung dari Perangkat Sekarat

Rahasia Fuji Xerox Raup Untung dari Perangkat Sekarat

Ardhi Suryadhi – detikiNet
Rahasia Fuji Xerox Raup Untung dari Perangkat SekaratFoto: Ardhi Suryadhi/detikINET

Suzuka – Perangkat rusak bukanlah akhir segalanya. Jika ditaruh ke tangan tepat, produk yang sudah mati tersebut dapat dioptimalkan kembali dan mendatangkan keuntungan.

Hal inilah yang dilakukan Fuji Xerox. Dalam kunjungan detikINET ke Suzuka Center Fuji Xerox Manufacturing, terlihat bagaimana tenaga-tenaga ahli vendor asal Jepang tersebut memanfaatkan setiap komponen dari produk buatannya yang memasuki masa purna bakti.

Suzuka Center Fuji Xerox Manufacturing sendiri memiliki tiga fungsi. Yakni untuk pembuatan LED print head, IH fuser serta menjadi tempat untuk menghasilkan produk rekondisi (recyling).

Masaharu Furukawa, Corporate Vice President & Executive General Manager Suzuka Center Fuji Xerox Manufacturing menjelaskan, pabrik yang dibangun pada tahun 2010 tersebut memiliki total tenaga kerja 1.621 orang per Januari 2016. Dimana sebanyak 200 orang di antaranya ditempatkan di lini recyling untuk menghasilkan perangkat daur ulang berkualitas.

“Meski ini produk rekondisi, tetapi kami tetap menjaga kualitas dengan melakukan quality control terbaik. Sehingga produk (rekondisi) tersebut memiliki kualitas yang hampir sama dengan produk baru,” jelasnya saat ditemui di pabrik yang berlokasi di Suzuka-shi, Mie, Jepang tersebut, Kamis (1/12/2016)

Per bulan, total produk yang diterima Fuji Xerox di pabrik rekondisinya ini bisa mencapai 800 unit multifungsi device (MFD). Perangkat ini ada yang berasal dari hasil penggunaan pelanggan yang menyewanya. Atau berasal dari program trade-in (pertukaran) pelanggan yang ingin naik kelas ke seri yang lebih canggih.

Rahasia Fuji Xerox Raup Untung dari Perangkat SekaratFoto: Ardhi Suryadhi/detikINET

Singkatnya, produk yang diterima itu tidak dalam kondisi sempurna. Ada yang bermasalah sedikit atau rusak sama sekali. Padahal masa pakai MFD bisa sampai 10 tahun ke atas, cuma memang tergantung pemakaian pengguna.

Kembali ke proses recycling yang dilakukan Fuji Xerox. Pertama, tumpukan MFD rusak tersebut dikumpulkan untuk kemudian dibuatkan jadwal antrean pemeriksaan. Selanjutnya perangkat-perangkat itu akan dicek dan dibersihkan untuk mengetahui masalahnya.

Pembersihan bisa dilakukan dengan ‘tembakan angin’, vacum cleaner sampai benar-benar dibersihkan dengan deterjen khusus yang tak merusak perangkat elektronik.

Setelah dicek, barulah diketahui jika komponen-komponen yang ada di dalam perangkat ini masih bisa digunakan atau tidak (saling mengkanibal). Jika masih bisa digunakan maka komponen itu akan dipasangkan dengan mesin lainnya.

Sebaliknya, jika tak bisa diselamatkan lagi maka komponen tersebut tetap akan didaur ulang tetapi dalam program yang berbeda. Tidak menjadi komponen untuk menghidupkan kembali perangkat MFD lainnya.

Lini recyling di Susuka Center ini cuma bekerja dalam satu shift, selama 8 jam sehari. Hal menarik saat detikINET mengunjungi tempat tersebut adalah banyaknya wanita-wanita muda yang bekerja untuk berbagai job desk.

Rahasia Fuji Xerox Raup Untung dari Perangkat SekaratFoto: Ardhi Suryadhi/detikINET

Meski rupawan dan masih muda, mereka terlihat bekerja seperti robot industri. Terus memiliki ritme tinggi untuk menuntaskan pekerjaannya.

“Termasuk jika ada yang ingin izin ke toilet. Maka pekerjaan mereka tak lantas berhenti, harus bisa digantikan oleh teman kerjanya yang lain untuk memantau. Jadi tetap jalan, tidak berhenti secara operasional pekerjaan,” papar salah satu karyawan Fuji Xerox yang menjadi guide bagi media yang berkunjung.

Adapun perangkat yang diganti biasanya adalah yang sifatnya ‘consumed based’ alias terus-terusan dipakai. Seperti fuser, drum, toner dan lainnya.

Nah, perangkat yang nantinya dipreteli dan kemudian dipakaikan ke perangkat lainnya kemudian bakal disewakan atau dijual lagi ke pelanggan. Namun tentunya dengan disertai pengumuman jika ini adalah barang rekondisi yang tetap terjaga kualitasnya.

(ash/rou)

Sumber: detik.com