Memperingati Hari Anak Nasional 2017, Astragraphia Kenalkan Budaya Indonesia pada Anak Usia Dini Melalui Cerita Rakyat

 

Tim Astragraphia dan TK Perguruan Cikini Jakarta

Generasi muda masa kini lebih akrab dengan tokoh kartun asing ketimbang tokoh dalam dongeng, cerita rakyat, dan legenda Indonesia. Astragraphia berusaha meningkatkan kembali minat anak-anak terhadap dongeng, cerita rakyat, dan legenda Indonesia.

 

Jakarta, 20 Juli 2017 – Hari ini, PT Astra Graphia Tbk, salah satu anak perusahaan Astra International yang bergerak di bidang solusi dokumen, berkunjung ke TK Perguruan Cikini Jakarta dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2017 yang diperingati setiap tanggal 23 Juli. Perayaan ini diisi dengan penyerahan printer Fuji Xerox DocuCentre S2420 untuk TK Perguruan Cikini dan kegiatan pembacaan cerita rakyat “Malin Kundang” yang dikemas dalam bentuk pertunjukkan panggung boneka. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan warisan budaya Indonesia yang sudah turun-temurun disampaikan oleh nenek moyang kita kepada anak-anak usia dini agar budaya tersebut dapat terus lestari.

 

Dalam kesempatan ini Astragraphia menyerahkan mesin multifungsi Fuji Xerox DocuCentre S2420 kepada TK Perguruan Cikini. Mesin ini hadir dalam balutan desain yang ringkas, namun dapat diandalkan. Memiliki kemampuan copy, print, dan juga color scan dengan langkah-langkah yang mudah, menjadikan mesin ini mesin yang tepat untuk digunakan sehari-hari bagi industri kecil dan rumahan, termasuk TK Perguruan Cikini.

 

Penyerahan mesin ini mendapat sambutan hangat dari TK Perguruan Cikini. Pasalnya, selama ini karya anak-anak berupa lukisan dan prakarya lain seringkali terbuang begitu saja karena ruang penyimpanan yang terbatas. Kini, menggunakan Fuji Xerox DocuCentre S2420, pengajar TK Perguruan Cikini dapat menyimpan dokumentasi karya anak-anak dengan mengubahnya menjadi dokumen digital melalui fungsi scan. Nantinya, dokumentasi ini dapat diberikan kepada orang tua dan digunakan sebagai salah satu cara untuk melihat perkembangan anaknya di sekolah, sekaligus menjadi kenangan manis saat si kecil beranjak dewasa.

 

“Mewakili segenap tim pengajar dan staf TK Perguruan Cikini, saya mengucapkan terima kasih atas sumbangan mesin multifungsi Fuji Xerox yang diberikan untuk sekolah kami serta kepedulian Astragraphia terhadap anak-anak Indonesia. Fenomena anak-anak yang kini lebih dekat dengan tokoh kartun asing memang benar adanya. Kami senang melihat perusahaan yang bergerak di bidang teknologi yang memberikan kesan modern namun tidak lupa dengan kebudayaan tradisional. Mudah-mudahan, niat baik Astragraphia untuk memberikan hiburan yang mengedukasi kepada anak-anak sejak usia dini sekaligus melestarikan budaya Indonesia dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, terutama para orang tua.” ujar Nunung Nurhayati, Kepala Sekolah TK Perguruan Cikini.

 

Salah satu cara untuk mengenal budaya Indonesia adalah melalui dongeng, cerita rakyat, dan legenda yang sejak dahulu biasa dijadikan alternatif hiburan yang edukatif oleh para orang tua dan guru untuk anak-anak. Sebab, sebagian besar cerita rakyat ini memiliki pesan-pesan moral yang penting untuk ditanamkan kepada anak sebagai bekal mereka dalam berkehidupan. Sayang sekali, saat ini generasi muda sudah jarang yang benar-benar mengenal budaya bangsa. Anak-anak usia dini justru lebih dekat dengan tokoh-tokoh kartun asing dibandingkan dengan Si Kancil atau Malin Kundang, misalnya.

 

“Ibarat kertas putih, anak-anak adalah sosok yang polos dan mudah menyerap apa yang diberikan oleh lingkungan sekitarnya. Mereka mudah meniru apa yang mereka lihat, dengar, dan juga baca. Sebagai orang tua, penting bagi kita untuk menanamkan kebiasaan positif pada anak sejak dini dan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan budaya. Melalui perayaan Hari Anak Nasional ini, saya mewakili Astragraphia merasa senang sekali atas kesempatan yang diberikan oleh TK Perguruan Cikini Jakarta sehingga kami dapat berkontribusi bagi kemajuan pendidikan anak-anak Indonesia.” ujar Hari Mulyoraharjo, Chief of Corporate Communications & OS Astragraphia.

 

Membiasakan diri untuk membacakan dongeng, cerita rakyat, dan legenda kepada anak tidak hanya bermanfaat untuk pelestarian budaya bangsa. Namun juga berdampak pada hubungan kedekatan dengan anak, minat anak untuk membaca, kemampuan anak untuk berbicara dan bercerita, serta mengasah kreativitas.